Rabu, 06 Januari 2010

Gus Dur Jadi Tamu Pertama SBY

Jakarta - Tamu pertama yang bersilahturahmi dengan Presiden SBY dan keluarga pada Idul Fitri 1430H ini sangatlah istimewa. Yaitu mantan Presiden Abdurrahman Wahid beserta istrinya, Ny Sinta Nuriyah.

Menurut protokoler, seharusnya tamu pertama adalah Wapres Jusuf Kalla dan Ny Mufidah Kalla beserta dengan keluarga. Tetapi sesaat menjelang pukul 10.00 WIB, Minggu (20/9), Gus Dur dan Ny Sinta yang keduanya duduk di kursi roda tiba di Istana Negara, Jakarta.

Karena memang belum jadwal untuk menerima tamu, maka Presiden SBY dan Ny Ani belum berada di ruang terima tamu. Tapi begitu mendapat pemberitahuan dari protokoler, mereka langsung bergegas ke lokasi.

Setelah sekitar 10 menit, Gus Dur dan Ny Sinta Nuriyah yang ditemani oleh Yenny Wahid meninggalkan lokasi. Tidak berapa lama setelah itu barulah Wapres Jusuf Kalla dan keluarganya masuk ke Istana Negara. Mantan Presiden Abdurrahman Wahid datang ke Istana Negara, Jakarta, Minggu, untuk berlebaran dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ketika ditanya tentang kondisinya, Gus Dur yang akhir-akhir ini mengalami masalah dengan kesehatannya hanya mengucap pelan, "Sehat."

Raut wajah Gus Dur beserta isteri dan anaknya terlihat segar. Ia mengatakan kedatangannya ke Istana Negara untuk berlebaran dengan Presiden Yudhoyono atas undangan negara. "Saya ini tiga atau empat kali ya (berlebaran di Istana), jadi artinya negara yang bikin acara dan saya datang," akunya.

Sementara itu, Cawapres terpilih Boediono pada Minggu (20/9) pagi, sowan ke rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar Jakarta, untuk melakukan silaturahmi Idul Fitri 1430 H. Boediono didampingi istrinya, tiba di rumah capres rival SBY tersebut sekitar pukul 11.00 WIB. Mantan Gubernur Bank Indonesiau (BI ) itu mengenakan batik lengan panjang dengan motif bunga berwarna merah. (din/dtc/ist)

Tidak ada komentar: